10 Tanda Kem4tian yang Husnul Khotimah

Barangsiapa yang meniinggal ketika mengucap โ€˜Laa ilaaha illallahโ€™ ikhlas karena maka dia masuk Surga.

Khusnul khatimah atau akhir hidup yang baik adalah suatu kondisi dimana seorang mukmin diberi taufiq oleh Allah sebelum datangnya kem4tian untuk meniinggalkan segala perbuatan yang mendatangkan murka Allah Azza wa Jalla, bersemangat melakukan ketaatan dan mengerjakan berbagai kebaikan kemudian dia menutup usianya dengan kebaikan.

Sebuah hadits Anas bin Malik yang diriwayatkan Imam Ahmad yang menunjukkan tentang khusnul khotimah pada seorang hamba, bahwa Rasulullah Shallallahu โ€˜alaihi wasallam bersabda;

ุฐูŽุง ุฃูŽุฑูŽุงุฏูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุจูุนูŽุจู’ุฏู ุฎูŽูŠู’ุฑู‹ุง ุงุณู’ุชูŽุนู’ู…ูŽู„ูŽู‡ู ู‚ูŽุงู„ููˆุง ูˆูŽูƒูŽูŠู’ููŽ ูŠูŽุณู’ุชูŽุนู’ู…ูู„ูู‡ู ู‚ูŽุงู„ูŽ ูŠููˆูŽูู‘ูู‚ูู‡ู ู„ูุนูŽู…ูŽู„ู ุตูŽุงู„ูุญู ู‚ูŽุจู’ู„ูŽ ู…ูŽูˆู’ุชูู‡ู

โ€œApabila Allah menghendaki kebaikan kepada seseorang, maka Allah akan membuatnya beramal.โ€ Para sahabat bertanya; โ€œBagaimana membuatnya beramal?โ€ beliau menjawab: โ€œAllah akan memberikan taufiq padanya untuk melaksanakan amal shalih sebelum dia meniinggal.โ€ (HR. Ahmad dan Tirmidzi)

M4ti dalam keadaan khusnul khotimah memiliki tanda-tanda. Diantara tanda-tanda itu ada yang hanya diketahui oleh orang yang akan meniinggal, namun ada pula tanda-tanda itu bisa diketahui oleh semua orang.

Adapun tanda yang hanya diketahui oleh seseorang yang hendak meniinggal adalah adanya โ€˜bisyarahโ€™ atau kabar gembira dari Allah bahwa dia telah mendapat keridhaan Allah dan berhak mendapat kemuliaan dari-Nya sebagai bentuk keutamaan yang diberikan Allah kepadanya. Allah Subhanahu Wataโ€™ala berfirman;

ุฅูู†ู‘ูŽ ุงู„ู‘ูŽุฐููŠู†ูŽ ู‚ูŽุงู„ููˆุง ุฑูŽุจู‘ูู†ูŽุง ุงู„ู„ู‘ูŽู€ู‡ู ุซูู…ู‘ูŽ ุงุณู’ุชูŽู‚ูŽุงู…ููˆุง ุชูŽุชูŽู†ูŽุฒู‘ูŽู„ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ูู…ู ุงู„ู’ู…ูŽู„ูŽุงุฆููƒูŽุฉู ุฃูŽู„ู‘ูŽุง ุชูŽุฎูŽุงูููˆุง ูˆูŽู„ูŽุง ุชูŽุญู’ุฒูŽู†ููˆุง ูˆูŽุฃูŽุจู’ุดูุฑููˆุง ุจูุงู„ู’ุฌูŽู†ู‘ูŽุฉู ุงู„ู‘ูŽุชููŠ ูƒูู†ุชูู…ู’ ุชููˆุนูŽุฏููˆู†ูŽ

โ€œSesungguhnya orang-orang yang mengatakan: โ€œTuhan kami ialah Allahโ€ kemudian mereka meneguhkan pendirian mereka, maka malaikat akan turun kepada mereka dengan mengatakan: โ€œJanganlah kamu takut dan janganlah merasa sedih; dan gembirakanlah mereka dengan jannah yang telah dijanjikan Allah kepadamu.โ€ (QS. Fushshilat:30).

Syeikh Abdurrahman As-Saโ€™dy dalam tafsirnya mengatakan; Ini adalah tanda pada seorang mukmin saat menghadapi sakarotul m4ut. Imam Ahmad juga meriwayatkan sebuah hadits dari Anas bin Malik Radhiyallohu โ€˜anhu, bahwa nabi Shallallahu โ€˜alaihi wasallam bersabda;

ู…ูŽู†ู’ ุฃูŽุญูŽุจู‘ูŽ ู„ูู‚ูŽุงุกูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุฃูŽุญูŽุจู‘ูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ู„ูู‚ูŽุงุกูŽู‡ู ูˆูŽู…ูŽู†ู’ ูƒูŽุฑูู‡ูŽ ู„ูู‚ูŽุงุกูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ูƒูŽุฑูู‡ูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ู„ูู‚ูŽุงุกูŽู‡ู ู‚ูู„ู’ู†ูŽุง ูŠูŽุง ุฑูŽุณููˆู„ูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ูƒูู„ู‘ูู†ูŽุง ู†ูŽูƒู’ุฑูŽู‡ู ุงู„ู’ู…ูŽูˆู’ุชูŽ ู‚ูŽุงู„ูŽ ู„ูŽูŠู’ุณูŽ ุฐูŽุงูƒูŽ ูƒูŽุฑูŽุงู‡ููŠูŽุฉูŽ ุงู„ู’ู…ูŽูˆู’ุชู ูˆูŽู„ูŽูƒูู†ู‘ูŽ ุงู„ู’ู…ูุคู’ู…ูู†ูŽ ุฅูุฐูŽุง ุญูุถูุฑูŽ ุฌูŽุงุกูŽู‡ู ุงู„ู’ุจูŽุดููŠุฑู ู…ูู†ู’ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุนูŽุฒู‘ูŽ ูˆูŽุฌูŽู„ู‘ูŽ ุจูู…ูŽุง ู‡ููˆูŽ ุตูŽุงุฆูุฑูŒ ุฅูู„ูŽูŠู’ู‡ู ููŽู„ูŽูŠู’ุณูŽ ุดูŽูŠู’ุกูŒ ุฃูŽุญูŽุจู‘ูŽ ุฅูู„ูŽูŠู’ู‡ู ู…ูู†ู’ ุฃูŽู†ู’ ูŠูŽูƒููˆู†ูŽ ู‚ูŽุฏู’ ู„ูŽู‚ููŠูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ูŽ ุนูŽุฒู‘ูŽ ูˆูŽุฌูŽู„ู‘ูŽ ููŽุฃูŽุญูŽุจู‘ูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ู„ูู‚ูŽุงุกูŽู‡ู ูˆูŽุฅูู†ู‘ูŽ ุงู„ู’ููŽุงุฌูุฑูŽ ุฃูŽูˆู’ ุงู„ู’ูƒูŽุงููุฑูŽ ุฅูุฐูŽุง ุญูุถูุฑูŽ ุฌูŽุงุกูŽู‡ู ุจูู…ูŽุง ู‡ููˆูŽ ุตูŽุงุฆูุฑูŒ ุฅูู„ูŽูŠู’ู‡ู ู…ูู†ู’ ุงู„ุดู‘ูŽุฑู‘ู ุฃูŽูˆู’ ู…ูŽุง ูŠูŽู„ู’ู‚ูŽุงู‡ู ู…ูู†ู’ ุงู„ุดู‘ูŽุฑู‘ู ููŽูƒูŽุฑูู‡ูŽ ู„ูู‚ูŽุงุกูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ูˆูŽูƒูŽุฑูู‡ูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ู„ูู‚ูŽุงุกูŽู‡ู

โ€œBarangsiapa senang bertemu dengan Allah, maka Allah senang bertemu dengannya. Dan barangsiapa tidak senang bertemu dengan Allah, maka Allah tidak senang bertemu dengannya.โ€ Para sahabat bertanya; โ€œWahai Rasulullah, kami semua tidak menyukai kem4tian?โ€ Rasulullah shallallahu โ€˜alaihi wasallam bersabda: โ€œBukan itu yang aku maksud, namun seorang yang beriman apabila menghadapi sakaratul m4ut, maka seorang pemberi kabar gembira utusan Allah datang menghampirinya seraya menunjukkan tempat kembalinya, hingga tidak ada sesuatu yang lebih dia sukai kecuali bertemu dengan Allah. Lalu Allah pun suka bertemu dengannya. Adapun orang yang banyak berbuat dosa, atau orang kafir, apabila telah menghadapi sakaratul m4ut, maka datang seseorang dengan menunjukkan tempat kembalinya yang buruk, atau apa yang akan dijumpainya berupa keburukan. Maka itu membuatnya tidak suka bertemu Allah, hingga Allah pun tidak suka bertemu dengannya.โ€ (HR. Ahmad)

Ada beberapa khusnul khotimah yang dirinci oleh para ulama berdasar dalil-dalil dari Al-Qurโ€™an dan As-Sunnah. Diantaranya;

Seseorang yang mengucap kalimat โ€˜Laa ilaaha illallahโ€˜, berdasarkan sabda Nabi Shallallahu โ€˜alaihi wasallam;

ู…ูŽู†ู’ ูƒูŽุงู†ูŽ ุขุฎูุฑู ูƒูŽู„ุงู…ูู‡ู ู„ุง ุฅูู„ูŽู‡ูŽ ุฅูู„ุง ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู ุฏูŽุฎูŽู„ูŽ ุงู„ู’ุฌูŽู†ูŽู‘ุฉูŽ

โ€œBarangsiapa yang akhir perkataannya adalah โ€˜Laa ilaaha illalloohโ€™ maka dia akan masuk Surga.โ€ (HR. Abu Dawud)

Meniinggal dengan keringat di dahi, berdasar hadits Ibnu Buraidah bin Hashib sebagai berikut ;

ุนูŽู†ู ุงุจู’ู†ู ุจูุฑูŽูŠู’ุฏูŽุฉูŽ ุนูŽู†ู’ ุฃูŽุจููŠู‡ู ุฃูŽู†ู‘ูŽู‡

ูƒูŽุงู†ูŽ ุจูุฎูุฑูŽุงุณูŽุงู†ูŽ ููŽุนูŽุงุฏูŽ ุฃูŽุฎู‹ุง ู„ูŽู‡ู ูˆูŽู‡ููˆูŽ ู…ูŽุฑููŠุถูŒ ููŽูˆูŽุฌูŽุฏูŽู‡ู ุจูุงู„ู’ู…ูŽูˆู’ุชู ูˆูŽุฅูุฐูŽุง ู‡ููˆูŽ ูŠูŽุนู’ุฑูŽู‚ู ุฌูŽุจููŠู†ูู‡ู ููŽู‚ูŽุงู„ูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุฃูŽูƒู’ุจูŽุฑู ุณูŽู…ูุนู’ุชู ุฑูŽุณููˆู„ูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุตูŽู„ู‘ูŽู‰ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ู‘ูŽู…ูŽ ูŠูŽู‚ููˆู„ู ู…ูŽูˆู’ุชู ุงู„ู’ู…ูุคู’ู…ูู†ู ุจูุนูŽุฑูŽู‚ู ุงู„ู’ุฌูŽุจููŠู†ู

โ€œDari Ibnu Buraidah dari ayahnya bahwa ia berada di Khurasan, ia menjenguk saudaranya yang sakit, ia menemuinya tengah sekarat dan dahinya berkeringat, ia berkata: Allaahu Akbar, aku mendengar Rasulullah shallallahu โ€˜alaihi wasallam bersabda: โ€œOrang mu`min meniinggal dunia dengan (mengeluarkan) keringat didahinya.โ€ (HR. Ahmad)

M4ti pada malam Jumโ€™at atau di siang hari Jumโ€™at, berdasarkan sabda Nabi Shallallahu โ€˜alaihi wasallam;

ู…ูŽุง ู…ูู†ู’ ู…ูุณู’ู„ูู…ู ูŠูŽู…ููˆุชู ูŠูŽูˆู’ู…ูŽ ุงู„ู’ุฌูู…ูุนูŽุฉู ุฃูŽูˆู’ ู„ูŽูŠู’ู„ูŽุฉูŽ ุงู„ู’ุฌูู…ูุนูŽุฉู ุฅูู„ู‘ูŽุง ูˆูŽู‚ูŽุงู‡ู ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ููุชู’ู†ูŽุฉูŽ ุงู„ู’ู‚ูŽุจู’ุฑู

โ€œTidaklah seorang muslim meniinggal dunia di hari Jumโ€™at atau pada malam Jumโ€™at kecuali Allah akan menjaganya dari fitnah kubur.โ€ (HR. Ahmad dan Tirmidzi)

Orang yang meniinggal karena thoโ€™un (penyakit wabah atau sampar). Rasulullah Shalallahu โ€˜Alaihi Wassallam bersabda;

ุงู„ุทู‘ูŽุงุนููˆู’ู† ูุดู‡ูŽุงูŽุฏูŽุฉูŒ ู„ููƒูู„ู‘ู ู…ูุณู’ู„ูู…ู

โ€œM4ti karena penyakit sampar adalah syahid bagi setiap muslim.โ€ (HR. Bukhari)

Orang yang meniinggal karena sakit perut, atau penyakit yang berhubungan dengan perut seperti; maag, kanker, usus buntu, kolera, disentri, bat ginjal dan lain sebagainya.

ูˆูŽู…ูŽู†ู’ ู…ูŽุงุชูŽ ูููŠ ุงู„ู’ุจูŽุทู’ู†ู ููŽู‡ููˆูŽ ุดูŽู‡ููŠู’ุฏูŒ

โ€œBarangsiapa yang m4ti karena sakit perut maka dia adalah syahid.โ€ (HR. Muslim)

Amal Sholeh, Cara Cerdas Raih Khusnul Khotimah

Orang yang meniinggal karena tenggelam, karena kejatuhan bangunan atau tebing. Abu Hurairah meriwayatkan bahwa Rasulullah Shalallahu โ€˜Alaihi Wassallam bersabda;

ุงู„ุดู‘ูู‡ูŽุฏูŽุงุกู ุฎูŽู…ู’ุณูŽุฉูŒ ุงู„ู’ู…ูŽุทู’ุนููˆู†ู ูˆูŽุงู„ู’ู…ูŽุจู’ุทููˆู†ู ูˆูŽุงู„ู’ุบูŽุฑูู‚ู ูˆูŽุตูŽุงุญูุจู ุงู„ู’ู‡ูŽุฏู’ู…ู ูˆูŽุงู„ุดู‘ูŽู‡ููŠุฏู ูููŠ ุณูŽุจููŠู„ู ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู

โ€œOrang yang m4ti syahid itu ada lima; orang yang meniinggal karena penyakit thaโ€™un, sakit perut, tenggelam, orang yang kejatuhan (bangunan atau tebing) dan meniinggal di jalan Allah.โ€ (HR. Bukhari)

Orang yang meniinggal dalam suatu urusan di jalan Allah (Sabilillah) . Seperti seseorang yang meniinggal dalam perjalanan dakwah atau meniinggal sewaktu mengajar ilmu agama atau ketika melakukan amal kebajikan kepada sesama yang diniatkan ikhlas karena Allah, sebagaimana dijelaskan dalam hadits riwayat Bukhari diatas. Fisabilillah adalah berjuang di jalan Allah juga dalam pengertian luas sesuai dengan yang ditetapkan oleh para ulama.
Seorang wanita yang meniinggal karena melahirkan anaknya. Rasulullah Shalallahu โ€˜Alaihi Wassallam bersabda;

ู‚ูŽุชู’ู„ู ุงู„ู’ู…ูุณู’ู„ูู…ู ุดูŽู‡ูŽุงุฏูŽุฉูŒ ูˆูŽุงู„ุทู‘ูŽุงุนููˆู†ู ุดูŽู‡ูŽุงุฏูŽุฉูŒ ูˆูŽุงู„ู’ุจูŽุทู’ู†ู ูˆูŽุงู„ู’ุบูŽุฑูŽู‚ู ูˆูŽุงู„ู’ู…ูŽุฑู’ุฃูŽุฉู ูŠูŽู‚ู’ุชูู„ูู‡ูŽุง ูˆูŽู„ูŽุฏูู‡ูŽุง ุฌูŽู…ู’ุนูŽุงุกูŽ

โ€œTerbunuhnya seorang muslim terhitung syahid, kem4tian karena wabah thaun terhitung syahid, kem4tian karena sakit perut terhitung syahid, kem4tian karena tenggelam terhitung syahid dan seorang wanita yang m4ti karena melahirkan anaknya terhitung syahid.โ€ (HR. Ahmad)

Seseorang yang terbunuh karena mempertahankan hartanya atau kehormatannya. Abu Hurairah RA meriwayatkan;

ุฌูŽุงุกูŽ ุฑูŽุฌูู„ูŒ ุฅูู„ูŽู‰ ุฑูŽุณููˆู„ู ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุตูŽู„ู‘ูŽู‰ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ู‘ูŽู…ูŽ ููŽู‚ูŽุงู„ูŽ : ูŠูŽุง ุฑูŽุณููˆู„ูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู โ€ ุฃูŽุฑูŽุฃูŽูŠู’ุชูŽ ุฅูู†ู’ ุฌูŽุงุกูŽ ุฑูŽุฌูู„ูŒ ูŠูุฑููŠุฏู ุฃูŽุฎู’ุฐูŽ ู…ูŽุงู„ููŠ ู‚ูŽุงู„ูŽ : ููŽู„ูŽุง ุชูุนู’ุทูู‡ู ู…ูŽุงู„ูŽูƒูŽ ู‚ูŽุงู„ูŽ : ุฃูŽุฑูŽุฃูŽูŠู’ุชูŽ ุฅูู†ู’ ู‚ูŽุงุชูŽู„ูŽู†ููŠ ู‚ูŽุงู„ูŽ : ู‚ูŽุงุชูู„ู’ู‡ู ู‚ูŽุงู„ูŽ : ุฃูŽุฑูŽุฃูŽูŠู’ุชูŽ ุฅูู†ู’ ู‚ูŽุชูŽู„ูŽู†ููŠ ู‚ูŽุงู„ูŽ : ููŽุฃูŽู†ู’ุชูŽ ุดูŽู‡ููŠุฏูŒ ู‚ูŽุงู„ูŽ : ุฃูŽุฑูŽุฃูŽูŠู’ุชูŽ ุฅูู†ู’ ู‚ูŽุชูŽู„ู’ุชูู‡ู ู‚ูŽุงู„ูŽ : ู‡ููˆูŽ ูููŠ ุงู„ู†ู‘ูŽุงุฑู โ€œ

Datang seorang laki-laki kepada Rasulullah Shallallohu โ€˜alaihi wasallam dan bertanya; โ€œWahai Rasulullah, bagaimana kalau ada seseorang yang hendak mengambil hartaku?โ€ Beliau bersabda, โ€œJangan engkau berikan hartamu!โ€ Bagaimana kalau ia melawanku?โ€ Beliau bersabda; โ€œLawanlah dia!โ€, โ€œBagaimana kalau dia membunuhku?โ€ Beliau bersabda; โ€œEngkau syahidโ€, โ€œBagaimana kalau aku yang membunuhnya?โ€ Beliau bersabda; โ€œDia di neraka!.โ€ (HR. Muslim)

ู…ูŽู†ู’ ู‚ูุชูู„ูŽ ุฏููˆู†ูŽ ู…ูŽุงู„ูู‡ู ููŽู‡ููˆูŽ ุดูŽู‡ููŠุฏูŒ ูˆูŽู…ูŽู†ู’ ู‚ูุชูู„ูŽ ุฏููˆู†ูŽ ุฏููŠู†ูู‡ู ููŽู‡ููˆูŽ ุดูŽู‡ููŠุฏูŒ ูˆูŽู…ูŽู†ู’ ู‚ูุชูู„ูŽ ุฏููˆู†ูŽ ุฏูŽู…ูู‡ู ููŽู‡ููˆูŽ ุดูŽู‡ููŠุฏูŒ ูˆูŽู…ูŽู†ู’ ู‚ูุชูู„ูŽ ุฏููˆู†ูŽ ุฃูŽู‡ู’ู„ูู‡ู ููŽู‡ููˆูŽ ุดูŽู‡ููŠุฏูŒ

โ€œBarangsiapa yang terbunuh karena mempertahankan hartanya maka dia syahid, barangsiapa yang terbunuh karena memeprtahankan agamanya maka dia syahid, barangsiapa yang terbunuh karena mempertahankan nyawanya maka dia syahid dan barangsiapa yang terbunuh karena memeprtahankan keluarganya maka dia syahid.โ€ (HR. Tirmidzi)

Orang yang meniinggal dalam keadaan mengerjakan kebaikan atau amal sholeh. Seperti seseorang yang meniinggal dalam keadaan sholat, melaksanakan ibadah haji, bersilaturahmi dan sebagainya. Rasulullah Shalallahu โ€˜Alaihi Wasallam bersabda;

ู…ูŽู†ู’ ู‚ูŽุงู„ูŽ : ู„ูŽุง ุฅูู„ูŽู‡ูŽ ุฅูู„ู‘ูŽุง ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุงุจุชูุบูŽุงุกูŽ ูˆูŽุฌู’ู‡ู ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุŒ ุฎูุชูู…ูŽ ู„ูŽู‡ู ุจู‡ูŽุง ุฏูŽุฎูŽู„ูŽ ุงู„ู’ุฌูŽู†ู‘ูŽุฉูŽ ุŒ ูˆูŽู…ูŽู†ู’ ุตูŽุงู…ูŽ ูŠูŽูˆู’ู…ู‹ุง ุงุจุชูุบูŽุงุกูŽ ูˆูŽุฌู’ู‡ู ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุฎูุชูู…ูŽ ู„ูŽู‡ู ุจู‡ูŽุง ุŒ ุฏูŽุฎูŽู„ูŽ ุงู„ู’ุฌูŽู†ู‘ูŽุฉูŽ ุŒ ูˆูŽู…ูŽู†ู’ ุชูŽุตูŽุฏู‘ูŽู‚ูŽ ุจุตูŽุฏูŽู‚ูŽุฉู ุงุจุชูุบูŽุงุกูŽ ูˆูŽุฌู’ู‡ู ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุฎูุชูู…ูŽ ู„ูŽู‡ู ุจู‡ูŽุง ุŒ ุฏูŽุฎูŽู„ูŽ ุงู„ู’ุฌูŽู†ู‘ูŽุฉูŽ โ€œ

โ€œBarangsiapa yang meniinggal ketika mengucap โ€˜Laa ilaaha illallahโ€™ ikhlas karena maka dia masuk Surga, barangsiapa yang berpuasa pada suatu hari kemudian meniinggal maka dia masuk Surga, dan barangsiapa yang bersedekah ikhlas karena Allah kemudian dia meniinggal maka dia masuk Surga.โ€ (HR. Ahmad).*/Imron Mahmud.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*